SANTRI POLITISI

(Sosiawan Leak)

santri politisi
masihkah setia pada hati nurani
teguh sendika dawuh kepada para kiai sepuh
ngalap berkah ijazah dari masyayikh yang amanah
atau mulai tergoda mengejar hasrat dunia
berjubah kharisma para auliya
bertudung surban dan sarung
berebut jabatan suwung

sedang kiai samanhudi,
menggenggam kemandirian ekonomi
membuka tangan bagi kaum pribumi
membangun kehidupan islami
samanhudi, mendirikan sarikat dagang
guna menolong yang kesusahan
menentang diskriminasi penguasa
melawan monopoli pengusaha tionghoa
samanhudi, berjuang sepenuh jiwa-raga serta harta-benda
demi membebaskan rakyat dari kolonialisme belanda!

santri politisi
apakah masih sempat mengaji
kitab-kitab keramat yang memancar aneka hakikat
perisai bagi jiwa agar tak silap pada laku khianat
atau cuma merapalnya sebagai azimat
saat bermain silat sembari melompat-lompat
di antara ambisi sesaat
dirimbun rimba kuasa yang sesat

sedang tuan guru hamzanwadi
melahirkan para ulama bijak bestari
mengasuh barisan-barisan santri
mewariskan nahdatul wathan ke seantero negeri
memperbaiki keyakinan warga nusa tenggara
dari kepercayaan lama menjadi kebenaran sejati
hingga lombok bangkit
sebagai pulau seribu masjid!

santri politisi
masihkah santun dan rendah hati
hormat kepada yang tua, kasih kepada yang muda
sayang kepada sesama
berjuang semata bagi rakyat jelata
sebagaimana kanjeng nabi
umati, umati, umati,…

santri politisi, apakah sudah mulai main mata
dengan cahaya pesta
jatuh cinta hingga sakau gemerlap intan permata
menebusnya dengan segala cara
tak peduli keutuhan bangsa dan negara
berkoalisi dengan provokasi
bersekutu dengan konspirasi
berkongsi dengan agitasi

ingatlah saat kiai wahab chasbullah berdiplomasi
agar peradaban berhias perdamaian abadi
melayarkan komite hijaz
mengemas 4 mazab dengan bernas

ingatlah hadratus syekh kh. hasyim asy’ari
menolak amaterasu omikami, menentang seikerei
sekutu dicegat dengan resolusi jihad
sebab mempertahankan kemerdekaan
bukan hanya tugas sebagai warga negara
tapi juga kewajiban agama bagi seluruh pemeluknya

gus dur rela mundur
agar bangsa ini tak hancur lebur
pantang maju
jika cuma menyemai musuh dan seteru
tersebab ijtihad politik semu

santri politisi di masa lalu
merancang independensi panitia pemilu
melindungi pengusaha pribumi,
membela ormas yang hendak diganyang pki
menggagas istiqlal dan musabaqah tilawatil quran
mendirikan institut agama islam
sekalian merealisasikan penerjemahan al bayan

santri politisi di masa kini
apa yang kaucari
kejayaan duniawi atau kemulyaan ukhrowi?

solo, 7 oktober 2023

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *